Hai
Sepertinya aku melihat samar-samar tangan yang melambai
Sesaat kurasakan ada rindu yang menyeringai
Walau hanya sesaat
Deburan itu sangat hebat
Hingga kusadari kutersesat
Iya, ternyata aku benar-benar tersesat
Lorong ini seperti tak berujung
Aku rindu, sangat rindu
Aku rindu memetakan tubuhmu
Aku rindu menyematkan hatiku padamu
Meniti setiap ceritamu
Yang selalu kau simpan hanya untukku
Aku rindu
Aku selalu rindu
Padamu yang merapikan rambutmu
Mengusap pipiku
Dan menahan rasa kantukmu demi menemaniku
Andai kita selalu bersama
Andai tak ada rasa lelah
Pun tak ada duri-duri penghambat
Rindu ini tak akan menggugat
Ah sudahlah
Ini hanya sesaat
Setidaknya aku selalu suka mengenai perandaian
tentang kita

Comments
Post a Comment