Memaknai perempuan dalam kehidupan ini tidaklah sulit. Sederhana saja, ketika mengingat sosok yang mengandung dan melahirkan kita, itulah perempuan. Dan hal itu hanya segelintir kemampuan hebat yang hanya dimiliki oleh perempuan. Menurut pandangan saya, selain ibu, perempuan adalah saya . Dalam hal ini, saya mewakili "segelintir" populasi perempuan yang sedikit banyak memiliki perjalanan hidup selama 20-an tahun -belum lama, pastinya. Pertengahan tahun 2018, saat ini, saya sedang menempuh tugas akhir di "salah tempat". Mengapa disebut "salah tempat"? Ya, karena saya memang menjadi satu dari sekian ribu mahasiswa yang salah mengambil jurusan. Garis kehidupan yang menuntut sosok perempuan seperti saya dengan penerimaan keputusan orang tua, hati nurani, dan keinginan cukup membingungkan. Mungkin pada fase ini perempuan yang lain juga turut merasakan. Sejak lahir selalu mencoba menjadi seseorang yang peduli, aktif, dan menyenangkan membuat saya tumbuh me...
Comments
Post a Comment